🧠 Berita RSPON – Stroke merupakan salah satu penyakit dengan resiko kecacatan tertinggi di Indonesia dan menjadi penyebab kecacatan jangka panjang yang sangat signifikan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024, stroke berkontribusi terhadap 11,2% dari total kecacatan di Indonesia. Berdasarkan sumber data dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) pada tahun 2024, tren kunjungan pasien rawat jalan dengan Stroke Iskemik (penyumbatan pembuluh darah) sebesar 22,62%, dan Stroke Hemoragik (pecah pembuluh darah) sebesar 2,26%, dan tren kunjungan pasien rawat inap dengan Stroke Iskemik sebesar 47,79%, dan Stroke Hemoragik sebesar 7,56%. Kesimpulan yang dapat diambil dari presentase tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas pasien stroke memerlukan pemantauan medis ketat, perawatan intensif, dan penanganan emergensi yang tepat pada golden period stroke kurang dari 4,5 jam. Lalu, penanganan pasca stroke juga dibutuhkan setelah pasien pulang guna mencegah stroke berulang terjadi.

Penanganan pasca stroke di rumah merupakan bagian penting dari proses pemulihan pasien. Perawatan tidak hanya bertujuan membantu pasien kembali mandiri, tetapi juga mencegah komplikasi, mengurangi risiko stroke berulang, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Penanganan pasca stroke ini meliputi: Pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari (ADL), Melakukan rehabilitasi secara rutin (Fisioterapi, Terapi Okupasi, dan Terapi Wicara), Memperhatikan asupan nutrisi, Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, Mencegah komplikasi selama perawatan terutama yang mengalami keterbatasan mobilitas, Memberikan dukungan psikologis dan emosional, serta Mengenali tanda stroke berulang. Pemulihan ini memang membutuhkan waktu, kesabaran, serta dukungan keluarga guna membantu pasien mencapai kualitas hidup dan kemandirian yang lebih baik. 

Dalam mendukung pasien pasca stroke untuk mengembalikan kepercayaan diri, semangat berjuang guna mendukung kemandirian, Klepon (Klub Stroke RSPON Mahar Mardjono Jakarta) hadir sebagai wadah para pasien pasca stroke serta keluarga yang menjadi caregiver untuk berbagi informasi dan edukasi, secara rutin melakukan senam bersama, dan memberikan dukungan satu sama lain untuk tetap sehat, kuat, mandiri, dan berjaya. Pertemuan anggota Klepon berlangsung setiap hari rabu, dimana kegiatan yang dilakukan diawali dengan senam stroke bersama yang dipandu oleh tim Fisioterapi RSPON Mahar Mardjono Jakarta. Biasanya setelah senam stroke, para anggota Klepon akan melakukan kegiatan seperti bermain game bersama yang melatih kekuatan motorik hingga memori, dalam jangka waktu dua minggu hingga empat minggu sekali juga diadakan edukasi yang menghadirkan narasumber ahli yang merupakan tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga non kesehatan dari RSPON Mahar Mardjono Jakarta yang memaparkan materi edukasi sehingga Klepon bisa mendapatkan akses informasi terkini.

Pada kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI (Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D) atau yang akrab dipanggil dengan Prof. Dante, Rabu, 4 November 2026 di Neurodaycare Lt. 8 Gedung D RSPON Mahar Mardjono Jakarta, beliau menyoroti betapa penuh semangat perjuangan para pasien pasca stroke yang tergabung dalam Klepon saat mengikuti aktivitas rutin klub stroke ini. Prof. Dante memberikan pemaparan terkait Neuroplastisitas dimana neuroplastisitas ini merupakan kemampuan otak untuk mengubah, menyesuaikan, dan membentuk kembali hubungan antarsel saraf (neuron) sebagai respons terhadap pengalaman, pembelajaran, latihan, maupun cedera otak. Ketika stroke menyebabkan kerusakan pada bagian otak, fungsi yang sebelumnya dikendalikan oleh area tersebut dapat terganggu. Melalui neuroplastisitas, otak dapat: 
- Membentuk koneksi baru antarsel saraf,
- Memperkuat koneksi saraf yang sudah ada,
- Mengatur ulang jaringan saraf untuk membantu mengambil alih fungsi tertentu,
- Mengembangkan strategi baru untuk melakukan suatu aktivitas.

Beliau juga turut bergabung dalam aktivitas bermain game bersama Klepon dan mewawancarai penyintas stroke yang tergabung dalam Klepon. Prof. Dante mengapresiasi motto dari Klepon yaitu: “Sehat, Kuat, Mandiri, dan Berjaya” terutama pada kata “Mandiri” yang merupakan salah satu tujuan Klub Stroke ini untuk mendukung dan memberikan inspirasi kepada pasien pasca stroke untuk menjadi pribadi yang mandiri, agar pasien dapat kembali menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki, memperoleh kembali rasa percaya diri, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Kedepannya, Prof. Dante berharap bahwa akan lebih banyak pasien pasca stroke yang bergabung kedalam Klepon dan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh Klub Stroke ini pada hari Rabu setiap minggunya. Selain mendapatkan informasi dan edukasi, klub ini juga bisa menjadi keluarga baru yang saling menginspirasi, memotivasi, dan mendukung pemulihan para pasien pasca stroke. (mfy/humas)

Share:

Tags: RSPON, Berita

admin.rspon.go.id
Tim Humas RSPON