RSPON– Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) kembali menunjukkan komitmennya sebagai pusat rujukan nasional di bidang neuroscience melalui penyelenggaraan Indonesia Collaborative Neuro-Network Summit (ICONNS) 2026. Forum ilmiah bertaraf internasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan penyakit saraf di Indonesia.

Mengangkat tema "Strategic Shift: Multidisciplinary Neuro-Care: Synergy in Neuro-Oncology, Vascular, Spine, and Critical Care," ICONNS 2026 mempertemukan pakar neurologi, bedah saraf, anestesiologi, neurocritical care, radiologi, intensivis, perawat, akademisi, peneliti, serta pimpinan rumah sakit dari dalam dan luar negeri. Kegiatan berlangsung pada 8–12 Juli 2026 dengan rangkaian workshop di RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan simposium ilmiah di JW Marriott Hotel Jakarta.

Pembukaan ICONNS 2026 dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia bersama jajaran Kementerian Kesehatan, Dewan Pengawas RSPON Mahar Mardjono Jakarta, pimpinan rumah sakit, organisasi profesi, institusi pendidikan, serta para pembicara nasional dan internasional. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat sistem pelayanan neuro-care yang terintegrasi di Indonesia.

Selama lima hari penyelenggaraan, peserta mengikuti berbagai kegiatan ilmiah mulai dari hands-on workshop, spinal live surgery, pre-recorded awake surgery, diskusi multidisiplin, hingga sesi simposium yang membahas perkembangan terbaru dalam penanganan stroke, tumor otak, gangguan tulang belakang, neurocritical care, serta pemanfaatan teknologi dan pendekatan berbasis bukti dalam pelayanan neuroscience. Berbagai pelatihan praktis, seperti Advanced Neurology Life Support, Code ICH Stroke, Glioma + awake surgery, neurophysiology and neuroimaging in spinal disorderintracranial pressure management, dan intraoperative monitoring turut menjadi bagian dari agenda ilmiah.

Hari pembukaan simposium diawali dengan pembahasan mengenai penanganan stroke akut dan perdarahan otak yang menghadirkan pembicara dari Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Taiwan, Filipina, Italia dan India. simposium ini juga dihadiri oleh Ketua World Stroke Organization (WSO), yaitu Prof. Dr. Jeyaraj D. Pandian. Rangkaian sesi ilmiah selanjutnya mengulas berbagai isu strategis, mulai dari neurocritical care, neuroanestesi, neuro-onkologi, pemantauan pasien cedera otak berat, hingga aspek etik dalam pengambilan keputusan klinis pada pasien neurokritikal.

Penyelenggaraan ICONNS 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring rumah sakit dalam layanan stroke dan neuroscience nasional. Melalui forum ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta mendorong terbangunnya sistem rujukan yang semakin terintegrasi, penyelarasan standar pelayanan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta pengembangan kolaborasi berkelanjutan antarfasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Seiring meningkatnya beban penyakit neurologi seperti stroke, tumor otak, gangguan tulang belakang, dan berbagai kondisi neurokritikal, pendekatan multidisiplin menjadi kebutuhan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berpusat pada pasien. Melalui ICONNS 2026, RSPON Mahar Mardjono Jakarta terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, inovasi, dan kolaborasi internasional guna mewujudkan layanan neuroscience yang berkualitas dan merata bagi masyarakat Indonesia.

Share:

Tags: RSPON, Berita

admin.rspon.go.id
Tim Humas RSPON