🧠Berita RSPON – Sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral di bidang kesehatan, Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Belarus menggelar pertemuan bilateral pada Rabu, 1 Juli 2026 di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta). Pertemuan ini menjadi rangkaian awal menjelang penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama kesehatan yang akan dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperluas kolaborasi strategis di bidang kesehatan. Kehadiran Menteri Kesehatan Republik Belarus (H.E Aliaksandr Khajayeu) disambut baik oleh Wakil Menteri Kesehatan RI (Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D),Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS), Staf Ahli Bidang Politik dan Globalisasi Kesehatan (Bonanza Perwira Taihitu, S.Sos, M.Si), Direktur Utama RSPON Mahar Mardjono Jakarta (dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S.,MARS), beserta jajaran tim kerja.
Wujud nyata komitmen peningkatan kualitas layanan kesehatan di dalam negeri, delegasi Belarus juga diajak meninjau fasilitas RSPON Mahar Mardjono Jakarta dengan melakukan Hospital Tour di Gedung D Pelayanan Terpadu untuk melihat layanan unggulan RSPON Mahar Mardjono Jakarta dalam rehabilitasi medik yaitu fisioterapi dan sarana rawat inap untuk pasien, serta program penelitian yang tengah berjalan dibawah Unit Penelitian Klinis (Clinical Research Unit). Kunjungan ini merupakan representasi dari pilar transformasi sistem kesehatan nasional. RSPON Mahar Mardjono Jakarta terus memperluas kapasitasnya untuk menyediakan layanan saraf dan otak komprehensif, mulai dari pembedahan hingga rehabilitasi, baik bagi pasien lokal maupun internasional.
Diharapkan melalui kunjungan ini implementasi berbagai program kerja sama dapat segera berjalan secara terukur dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan kesehatan masyarakat di kedua negara. (mfy/humas)

Share:

Tags: RSPON, Berita

admin.rspon.go.id
Tim Humas RSPON