RSPON Mahar Mardjono Jakarta Perkuat Jejaring Layanan Prioritas di Papua Pegunungan Melalui Program Pengampuan
Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional melalui partisipasi pada kegiatan Sosialisasi Program Layanan Prioritas, Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia khususnya terhadap layanan prioritas.Program Pengampuan merupakan salah satu strategi Kementerian Kesehatan dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan melalui penguatan jejaring antara rumah sakit pengampu dengan rumah sakit daerah. Melalui program ini, rumah sakit pengampu berperan dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, pendampingan pelayanan, penguatan tata kelola klinis, hingga pemanfaatan teknologi kesehatan agar pelayanan spesialistik dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat.Kegiatan di buka dengan sambutan dan arahan dari Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian, M.Kes., Dalam sambutannya, dr. Obrin Parulian, M.Kes menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan RI menargetkan seluruh rumah sakit di delapan kabupaten Papua Pegunungan mampu melayani penyakit prioritas seperti jantung, stroke, kanker, dan gagal ginjal paling lambat akhir 2028. Selain pengampuan, Kementerian Kesehatan RI memperkuat infrastruktur lewat program SIREN. Saat ini pemerintah telah membangun 20 RS baru dan meningkatkan kapasitas 66 RS di Indonesia, termasuk RS tipe C di daerah yang belum punya fasilitas memadi untuk memperluas jaringan pengampuan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan di wilayah bagian timur Indonesia Dukungan terhadap pelaksanaan program juga disampaikan oleh Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Kesehatan beserta seluruh rumah sakit pengampu yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan layanan kesehatan di Papua Pegunungan. Ia berharap kerja sama yang dibangun dapat mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta memperkuat kapasitas rumah sakit di wilayah Papua Pegunungan.Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), penyerahan aset, serta pelepasan tenaga kesehatan yang akan bertugas mendukung implementasi Program Pengampuan. Penandatanganan tersebut menjadi tonggak awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, rumah sakit pengampu, dan rumah sakit jejaring dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Papua Pegunungan.Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda, seluruh peserta melaksanakan visitasi ke RSUD Wamena. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan, kesiapan infrastruktur, serta potensi pengembangan layanan prioritas yang akan didampingi oleh rumah sakit pengampu. Melalui visitasi tersebut, berbagai masukan dan rekomendasi diberikan sebagai dasar penyusunan rencana tindak lanjut implementasi Program Pengampuan di Papua Pegunungan.Sebagai rumah sakit pengampu nasional di bidang neurologi dan stroke, RSPON Mahar Mardjono Jakarta terus berkomitmen mendukung pemerataan pelayanan kesehatan melalui penguatan jejaring rumah sakit, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, transfer pengetahuan, pendampingan pelayanan, serta pemanfaatan teknologi kesehatan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas lebih dekat dengan tempat tinggalnya.Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, rumah sakit pengampu, dan rumah sakit jejaring semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan. Program Pengampuan menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua Pegunungan. (an-hmas)
Selengkapnya








