Gedung Layanan RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta

Mencari Rumah Sakit Saraf dan Otak Berkualitas?

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional menjadi pusat rujukan nasional dalam penanganan khusus kesehatan otak dan saraf

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta menjadi pusat rujukan nasional dalam penanganan khusus kesehatan otak dan saraf, juga sebagai pilot project.

About Us Our Location
Paket & Penawaran

Paket Layanan Unggulan

Dapatkan layanan terbaik untuk kesehatan otak dan saraf Anda.

Lihat Semua Paket
Skrining Demensia Paket

Skrining Demensia

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Komprehensive Skrining Nyeri Punggung Bawah Paket

Komprehensive Skrining Nyeri Punggung Bawah

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Basic Skrining Nyeri Punggung Bawah Paket

Basic Skrining Nyeri Punggung Bawah

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Komprehensif Skrining  Nyeri Kepala Paket

Komprehensif Skrining Nyeri Kepala

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Basic Skrining Nyeri Kepala Paket

Basic Skrining Nyeri Kepala

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Paket Brain Check Up + Paket

Paket Brain Check Up +

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Paket Brain Check Up Paket

Paket Brain Check Up

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Paket Gold – Stroke Check Up Paket

Paket Gold – Stroke Check Up

Periode Juni - Des 2026

Lihat Detail
Poli Eksekutif

Poli Eksekutif
RSPON Mahar Mardjono

Layanan kesehatan neurologi premium yang dirancang untuk memberikan perawatan yang cepat, nyaman, dan eksklusif oleh dokter subspesialis berpengalaman.

Fasilitas
Eksklusif
Akses Cepat
Layanan
Ditangani
Spesialis
Privasi &
Kenyamanan
Selengkapnya
Testimoni Pasien

Cerita Pengalaman Pasien

Pasien MCU Haji & Umroh
Video
“

Pelayanan MCU Haji & Umroh di RSPON sangat profesional dan lengkap. Prosesnya jelas, ditangani tenaga medis yang sabar serta informatif. Saya merasa lebih tenang sebelum keberangkatan.

Pasien MCU Haji & Umroh | Medical Check Up Haji & Umroh
Pasien Neuroprecise
Video
“

Dengan Tes Genetik di RSPON, dokter dapat menemukan obat yang paling cocok untuk kondisi saya. Hasilnya lebih akurat dan efek samping berkurang jauh. Inovasi layanan yang luar biasa.

Pasien Neuroprecise | Layanan Neuroprecise
Pasien Ny. R (83 Tahun)
“

Saya sangat bersyukur dan senang berobat di RSPON. Saat terkena stroke iskemik pertama kali pada tahun 2022, penanganan dari tim medis dan tenaga kesehatan di IGD sangat cepat dan luar biasa baik.

Pasien Ny. R (83 Tahun) | Layanan Eksekutif
Pasien Ny. Rohaeni (64 Tahun)
“

Penanganan di IGD RSPON luar biasa cepat dan cekatan. Dokter spesialis saraf langsung bertindak dan menjelaskan bahwa saya harus menjalani tindakan Trombektomi untuk mengangkat sumbatan di pembuluh darah. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar dan saya dirawat selama 7 hari dengan sangat baik.

Pasien Ny. Rohaeni (64 Tahun) | Poli Neurovaskular

Informasi Terkini

Lihat Semua
Perkuat Pengembangan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan, RSPON Mahar Mardjono Jakarta gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra  dengan Mitra Strategis Berita

Perkuat Pengembangan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan, RSPON Mahar Mardjono Jakarta gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra dengan Mitra Strategis

RSPON- Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Tahunan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 62 yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra, Kamis, 5 November 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 16 Gedung B RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan dihadiri oleh perwakilan mitra kerja sama dari berbagai lintas sektor.Mengusung tema “Mendekatkan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan Menuju Masyarakat Indonesia Unggul dan Produktif”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya RSPON dalam memperluas wawasan mengenai perkembangan layanan kesehatan otak dan persarafan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para mitra dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, safety briefing, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan oleh Direktur Utama RSPON Jakarta, dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S, M.A.R.S. Acara secara resmi dibuka melalui sambutan Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kessesi pertama seminar dibuka dengan tema “Outstanding in Neuroscience Healthcare: Multimodal and Multidisciplinary Team Approach for Excellent Outcome”. Pada sesi ini dimoderatori oleh R. Isnawan Risqi Rakhman, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.MB ini membahas pentingnya pendekatan multimodal dan kolaborasi multidisiplin dalam memberikan pelayanan kesehatan otak dan persarafan yang optimal.Materi pertama disampaikan oleh dr. Redy Tan, Sp.OK., M.Kes., AIFO, selaku Manajer Tim Kerja Pelayanan Medik, dengan topik “Advancing Technologies for Neurology and Neurosurgery in NBC Hospital: Now and Future Direction”. Pemaparan ini membahas perkembangan teknologi dalam pelayanan neurologi dan bedah saraf serta arah pengembangan teknologi untuk mendukung pelayanan kesehatan di masa mendatang.Selanjutnya, dr. Fawzia A. Daud, Sp.JP (K), Spesialis Jantung Konsultan Kardiointervensi, menyampaikan materi “Cardio-Cerebrovascular Center in RSPON: From Prevention to Advance Treatment in Neurovascular Disease”. Materi ini mengangkat pengembangan layanan Cardio-Cerebrovascular Center di RSPON, mulai dari upaya pencegahan hingga penanganan lanjutan penyakit neurovaskular.Pembahasan berikutnya disampaikan oleh dr. Rizka Ibonita, Sp.N, melalui materi “Brain Health and Wellbeing: Aging and Neuron Preservation”. Materi ini mengulas kesehatan dan kesejahteraan otak, proses penuaan, serta pentingnya menjaga fungsi neuron.Sementara Memasuki sesi kedua “Patient and Customer Experience”  dengan moderator dengan moderator Danisya, S.Kep., Ners. Sesi ini menghadirkan Dewi Suci Mahayati, S.ST.Ft., M.Fis., sebagai narasumber dengan membawakan materi “Longterm Neurorestoration Program: Robotic and Advance Technologies by Multidisciplinary Team to Enhance Patient's Quality of Life”. Pemaparan berfokus pada program neurorestorasi jangka panjang dengan pemanfaatan teknologi robotik dan teknologi lanjutan melalui kerja sama tim multidisiplin untuk mendukung peningkatan kualitas hidup pasien.Dilanjutkan oleh Mikha Christina, S.Kep., Ners., M.Kep., dengan topik “Post Discharge Courtesy: Improving Family and Care Involvement During and Aftercare”. Materi tersebut membahas pentingnya komunikasi, keterlibatan keluarga, serta peran pendampingan selama proses perawatan hingga setelah pasien menyelesaikan perawatan di rumah sakit.Selanjutnya, sebagai penutup sesi menghadirkan Direktur Layanan Operasional RSPON Mahar Mardjono Jakarta dr. Sardiana Salam, Sp.S., M.Kes., dengan pembahasan mengenai pengalaman pasien dan pelayanan kesehatan.Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat makan siang sekaligus networking. Momen ini menjadi kesempatan bagi RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan para mitra untuk berinteraksi, bertukar informasi, serta mempererat hubungan kerja sama yang telah terjalin.rangkaian kegiatan juga mencakup Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra. Forum ini menjadi bagian penting dalam upaya RSPON Mahar Mardjono Jakarta untuk meninjau pelaksanaan kerja sama sekaligus membuka ruang komunikasi dan penyampaian masukan dari para mitra.Mitra yang diundang berasal dari berbagai bidang, meliputi rumah sakit, pengelolaan perbankan, jaminan kesehatan dan asuransi, kolegium dan instansi pemerintahan, institusi pendidikan dan perguruan tinggi, serta berbagai perusahaan dan penyedia layanan kesehatan.Melalui forum ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta mendorong terbangunnya komunikasi dua arah antara rumah sakit dan mitra kerja sama. Evaluasi kemitraan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan implementasi kerja sama, mengidentifikasi kebutuhan masing-masing pihak, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, penutupan, dan penyampaian apresiasi kepada para pihak yang telah berpartisipasi. Sebagai bagian akhir acara, peserta juga mengikuti hospital tour dan ramah tamah untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta fasilitas pelayanan RSPON Mahar Mardjono Jakarta.Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan nasional di bidang otak dan persarafan. Sinergi dengan berbagai mitra diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.Kolaborasi yang kuat menjadi salah satu fondasi penting bagi RSPON Mahar Mardjono Jakarta dalam menghadirkan pelayanan kesehatan otak dan persarafan yang unggul serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selengkapnya
Kunjungan Wamenkes RI di RSPON Mahar Mardjono Jakarta: “Inspirasi Kemandirian Pasca Stroke dari Klepon (Klub Stroke RSPON)” Berita

Kunjungan Wamenkes RI di RSPON Mahar Mardjono Jakarta: “Inspirasi Kemandirian Pasca Stroke dari Klepon (Klub Stroke RSPON)”

🧠 Berita RSPON – Stroke merupakan salah satu penyakit dengan resiko kecacatan tertinggi di Indonesia dan menjadi penyebab kecacatan jangka panjang yang sangat signifikan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024, stroke berkontribusi terhadap 11,2% dari total kecacatan di Indonesia. Berdasarkan sumber data dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) pada tahun 2024, tren kunjungan pasien rawat jalan dengan Stroke Iskemik (penyumbatan pembuluh darah) sebesar 22,62%, dan Stroke Hemoragik (pecah pembuluh darah) sebesar 2,26%, dan tren kunjungan pasien rawat inap dengan Stroke Iskemik sebesar 47,79%, dan Stroke Hemoragik sebesar 7,56%. Kesimpulan yang dapat diambil dari presentase tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas pasien stroke memerlukan pemantauan medis ketat, perawatan intensif, dan penanganan emergensi yang tepat pada golden period stroke kurang dari 4,5 jam. Lalu, penanganan pasca stroke juga dibutuhkan setelah pasien pulang guna mencegah stroke berulang terjadi.Penanganan pasca stroke di rumah merupakan bagian penting dari proses pemulihan pasien. Perawatan tidak hanya bertujuan membantu pasien kembali mandiri, tetapi juga mencegah komplikasi, mengurangi risiko stroke berulang, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Penanganan pasca stroke ini meliputi: Pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari (ADL), Melakukan rehabilitasi secara rutin (Fisioterapi, Terapi Okupasi, dan Terapi Wicara), Memperhatikan asupan nutrisi, Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, Mencegah komplikasi selama perawatan terutama yang mengalami keterbatasan mobilitas, Memberikan dukungan psikologis dan emosional, serta Mengenali tanda stroke berulang. Pemulihan ini memang membutuhkan waktu, kesabaran, serta dukungan keluarga guna membantu pasien mencapai kualitas hidup dan kemandirian yang lebih baik. Dalam mendukung pasien pasca stroke untuk mengembalikan kepercayaan diri, semangat berjuang guna mendukung kemandirian, Klepon (Klub Stroke RSPON Mahar Mardjono Jakarta) hadir sebagai wadah para pasien pasca stroke serta keluarga yang menjadi caregiver untuk berbagi informasi dan edukasi, secara rutin melakukan senam bersama, dan memberikan dukungan satu sama lain untuk tetap sehat, kuat, mandiri, dan berjaya. Pertemuan anggota Klepon berlangsung setiap hari rabu, dimana kegiatan yang dilakukan diawali dengan senam stroke bersama yang dipandu oleh tim Fisioterapi RSPON Mahar Mardjono Jakarta. Biasanya setelah senam stroke, para anggota Klepon akan melakukan kegiatan seperti bermain game bersama yang melatih kekuatan motorik hingga memori, dalam jangka waktu dua minggu hingga empat minggu sekali juga diadakan edukasi yang menghadirkan narasumber ahli yang merupakan tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga non kesehatan dari RSPON Mahar Mardjono Jakarta yang memaparkan materi edukasi sehingga Klepon bisa mendapatkan akses informasi terkini.Pada kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI (Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D) atau yang akrab dipanggil dengan Prof. Dante, Rabu, 4 November 2026 di Neurodaycare Lt. 8 Gedung D RSPON Mahar Mardjono Jakarta, beliau menyoroti betapa penuh semangat perjuangan para pasien pasca stroke yang tergabung dalam Klepon saat mengikuti aktivitas rutin klub stroke ini. Prof. Dante memberikan pemaparan terkait Neuroplastisitas dimana neuroplastisitas ini merupakan kemampuan otak untuk mengubah, menyesuaikan, dan membentuk kembali hubungan antarsel saraf (neuron) sebagai respons terhadap pengalaman, pembelajaran, latihan, maupun cedera otak. Ketika stroke menyebabkan kerusakan pada bagian otak, fungsi yang sebelumnya dikendalikan oleh area tersebut dapat terganggu. Melalui neuroplastisitas, otak dapat: - Membentuk koneksi baru antarsel saraf,- Memperkuat koneksi saraf yang sudah ada,- Mengatur ulang jaringan saraf untuk membantu mengambil alih fungsi tertentu,- Mengembangkan strategi baru untuk melakukan suatu aktivitas.Beliau juga turut bergabung dalam aktivitas bermain game bersama Klepon dan mewawancarai penyintas stroke yang tergabung dalam Klepon. Prof. Dante mengapresiasi motto dari Klepon yaitu: “Sehat, Kuat, Mandiri, dan Berjaya” terutama pada kata “Mandiri” yang merupakan salah satu tujuan Klub Stroke ini untuk mendukung dan memberikan inspirasi kepada pasien pasca stroke untuk menjadi pribadi yang mandiri, agar pasien dapat kembali menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki, memperoleh kembali rasa percaya diri, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.Kedepannya, Prof. Dante berharap bahwa akan lebih banyak pasien pasca stroke yang bergabung kedalam Klepon dan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh Klub Stroke ini pada hari Rabu setiap minggunya. Selain mendapatkan informasi dan edukasi, klub ini juga bisa menjadi keluarga baru yang saling menginspirasi, memotivasi, dan mendukung pemulihan para pasien pasca stroke. (mfy/humas)

Selengkapnya
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dukung Peningkatan Pengetahuan Parenting dan Edukasi Dini Mengenai Stroke di SMPN 275 Jakarta Berita

RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dukung Peningkatan Pengetahuan Parenting dan Edukasi Dini Mengenai Stroke di SMPN 275 Jakarta

🧠 Berita RSPON – Dalam rangka mendukung peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai kesehatan bagi pengurus komite dan koordinator kelas di SMP Negeri 275 Jakarta, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) memberi “Edukasi Dini Mengenai Stroke” dan “Parenting Cerdas, Anak Sehat Mental” pada Senin, 2 November 2026 di Aula Serbaguna, SMP Negeri 275 Jakarta yang dihadiri oleh para wali murid koordinator kelas dan pengurus komite.Tantangan menjadi orangtua di era digital dengan anak yang bertumbuh menjadi remaja memang tidak bisa dihindari, sebisa mungkin orangtua dapat menyesuaikan diri serta menjadi gerbang pertama anak dalam menghadapi kehidupannya yang beranjak dewasa ini, oleh karena itu dalam pemaparan materi tentang “Parenting Cerdas, Anak Sehat Mental” yang disampaikan oleh Dewi Gemilang Sari, S.Kep., Ners, MKM, poin yang menjadi sorotan adalah bagaimana cara orangtua untuk memahami emosi, membentuk karakter, dan membangun kepercayaan diri anak terutama di era modern dengan perkembangan media digital yang pesat dimana anak dengan mudah mampu mengakses berbagai macam informasi.Selain sebagai orangtua, tantangan yang dihadapi bukan hanya merawat dan memastikan anak dalam kondisi prima, tetapi orangtua juga memiliki tanggungjawab pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan sehingga dapat beraktivitas dengan leluasa. Dalam pemaparannya terkait “Edukasi Dini Mengenai Stroke” yang disampaikan oleh dr. Perwita Arumningtyas, Sp.N, beliau menerangkan tentang apa itu stroke, faktor resiko stroke, mitos dan fakta seputar stroke sehingga para orangtua wali murid dapat mengetahui apakah mereka memiliki potensi terkena stroke dan apabila tidak memiliki faktor resiko yang telah dipaparkan, para orangtua ini dapat menghindari resiko stroke dengan menerapkan “Cerdik” sejak dini. “Cerdik” merupakan akronim metode pencegahan stroke yang memiliki kepanjangan:C — Cek kesehatan secara rutin (memeriksa tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan berat badan secara berkala).E — Enyahkan asap rokok (berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok).R — Rajin aktivitas fisik (berolahraga atau bergerak aktif minimal 30 menit sehari, 3–5 kali seminggu).D — Diet seimbang (mengonsumsi makanan bergizi rendah garam, rendah gula, dan rendah lemak jenuh).I — Istirahat cukup (tidur yang berkualitas selama 7–8 jam sehari).K — Kelola stres (mengelola emosi dan pikiran dengan baik)Diharapkan melalui edukasi ini, peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias dapat memahami dan menerapkan edukasi terkait pengenalan dini mengenai stroke dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat terhindar dari resiko terkena stroke. Serta para orangtua juga lebih memahami anak setelah edukasi parenting yang menyimpan pesan bahwa anak tidak membutuhkan orangtua yang sempurna, tetapi anak membutuhkan orangtua yang mau hadir, mendengarkan, memahami, menetapkan batas, dan terus belajar bersama. (mfy/humas)

Selengkapnya
Dukung Kesadaran Terhadap Stroke, RSPON Mahar Mardjono Jakarta hadir dalam YASTROKI 3K Fun Walk 2026. Berita

Dukung Kesadaran Terhadap Stroke, RSPON Mahar Mardjono Jakarta hadir dalam YASTROKI 3K Fun Walk 2026.

🧠 Berita RSPON – Stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia dan kecepatan masyarakat mengenali tanda stroke sangat menentukan keselamatan penderitanya. Dalam rangka World Stroke Day 2026 dengan tema “Time is Now”, Yayasan Stroke Indonesia (YASTROKI) menyelenggarakan kegiatan YASTROKI 3K Fun Walk 2026 pada Minggu, 1 November 2026 di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta.Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) sebagai rujukan nasional yang menangani kasus neurologi, khususnya stroke menerima undangan untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara ini. Sebagai perwakilan dari RSPON Mahar Mardjono Jakarta, Direktur Utama (dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S., MARS) dan Direktur Perencanaan dan Keuangan (Arya Suprihadi, S.T.,M.Sc.,MBA) turut mengikuti fun walk yang menargetkan 3.000 (tiga ribu) langkah dengan garis start di Lapangan Kantor Kementerian Kesehatan RI, mengikuti track sepanjang jalan Rasuna Said dan kembali ke Kantor Kementerian Kesehatan RI sebagai garis finish.Dalam acara ini, rangkaian kegiatan yang tidak hanya terdiri dari fun walk saja tetapi juga ada seminar awam, senam bersama, dan Training of Trainers (TOT) Stroke Helpers Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi gerakan yang baik untuk menyebarkan edukasi terhadap publik guna meningkatkan kepedulian terhadap stroke, mendorong aktivitas fisik, dan juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bertindak lebih cepat dalam penanganan stroke. (mfy/humas)

Selengkapnya
Perkuat Pengembangan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan, RSPON Mahar Mardjono Jakarta gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra  dengan Mitra Strategis Berita

Perkuat Pengembangan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan, RSPON Mahar Mardjono Jakarta gelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra dengan Mitra Strategis

RSPON- Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Tahunan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 62 yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra, Kamis, 5 November 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 16 Gedung B RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan dihadiri oleh perwakilan mitra kerja sama dari berbagai lintas sektor.Mengusung tema “Mendekatkan Layanan Kesehatan Otak dan Persarafan Menuju Masyarakat Indonesia Unggul dan Produktif”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya RSPON dalam memperluas wawasan mengenai perkembangan layanan kesehatan otak dan persarafan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para mitra dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, safety briefing, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan pelaksanaan oleh Direktur Utama RSPON Jakarta, dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S, M.A.R.S. Acara secara resmi dibuka melalui sambutan Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kessesi pertama seminar dibuka dengan tema “Outstanding in Neuroscience Healthcare: Multimodal and Multidisciplinary Team Approach for Excellent Outcome”. Pada sesi ini dimoderatori oleh R. Isnawan Risqi Rakhman, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.MB ini membahas pentingnya pendekatan multimodal dan kolaborasi multidisiplin dalam memberikan pelayanan kesehatan otak dan persarafan yang optimal.Materi pertama disampaikan oleh dr. Redy Tan, Sp.OK., M.Kes., AIFO, selaku Manajer Tim Kerja Pelayanan Medik, dengan topik “Advancing Technologies for Neurology and Neurosurgery in NBC Hospital: Now and Future Direction”. Pemaparan ini membahas perkembangan teknologi dalam pelayanan neurologi dan bedah saraf serta arah pengembangan teknologi untuk mendukung pelayanan kesehatan di masa mendatang.Selanjutnya, dr. Fawzia A. Daud, Sp.JP (K), Spesialis Jantung Konsultan Kardiointervensi, menyampaikan materi “Cardio-Cerebrovascular Center in RSPON: From Prevention to Advance Treatment in Neurovascular Disease”. Materi ini mengangkat pengembangan layanan Cardio-Cerebrovascular Center di RSPON, mulai dari upaya pencegahan hingga penanganan lanjutan penyakit neurovaskular.Pembahasan berikutnya disampaikan oleh dr. Rizka Ibonita, Sp.N, melalui materi “Brain Health and Wellbeing: Aging and Neuron Preservation”. Materi ini mengulas kesehatan dan kesejahteraan otak, proses penuaan, serta pentingnya menjaga fungsi neuron.Sementara Memasuki sesi kedua “Patient and Customer Experience”  dengan moderator dengan moderator Danisya, S.Kep., Ners. Sesi ini menghadirkan Dewi Suci Mahayati, S.ST.Ft., M.Fis., sebagai narasumber dengan membawakan materi “Longterm Neurorestoration Program: Robotic and Advance Technologies by Multidisciplinary Team to Enhance Patient's Quality of Life”. Pemaparan berfokus pada program neurorestorasi jangka panjang dengan pemanfaatan teknologi robotik dan teknologi lanjutan melalui kerja sama tim multidisiplin untuk mendukung peningkatan kualitas hidup pasien.Dilanjutkan oleh Mikha Christina, S.Kep., Ners., M.Kep., dengan topik “Post Discharge Courtesy: Improving Family and Care Involvement During and Aftercare”. Materi tersebut membahas pentingnya komunikasi, keterlibatan keluarga, serta peran pendampingan selama proses perawatan hingga setelah pasien menyelesaikan perawatan di rumah sakit.Selanjutnya, sebagai penutup sesi menghadirkan Direktur Layanan Operasional RSPON Mahar Mardjono Jakarta dr. Sardiana Salam, Sp.S., M.Kes., dengan pembahasan mengenai pengalaman pasien dan pelayanan kesehatan.Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat makan siang sekaligus networking. Momen ini menjadi kesempatan bagi RSPON Mahar Mardjono Jakarta dan para mitra untuk berinteraksi, bertukar informasi, serta mempererat hubungan kerja sama yang telah terjalin.rangkaian kegiatan juga mencakup Forum Konsultasi Publik (FKP) Evaluasi Kerja Sama Mitra. Forum ini menjadi bagian penting dalam upaya RSPON Mahar Mardjono Jakarta untuk meninjau pelaksanaan kerja sama sekaligus membuka ruang komunikasi dan penyampaian masukan dari para mitra.Mitra yang diundang berasal dari berbagai bidang, meliputi rumah sakit, pengelolaan perbankan, jaminan kesehatan dan asuransi, kolegium dan instansi pemerintahan, institusi pendidikan dan perguruan tinggi, serta berbagai perusahaan dan penyedia layanan kesehatan.Melalui forum ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta mendorong terbangunnya komunikasi dua arah antara rumah sakit dan mitra kerja sama. Evaluasi kemitraan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan implementasi kerja sama, mengidentifikasi kebutuhan masing-masing pihak, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, penutupan, dan penyampaian apresiasi kepada para pihak yang telah berpartisipasi. Sebagai bagian akhir acara, peserta juga mengikuti hospital tour dan ramah tamah untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta fasilitas pelayanan RSPON Mahar Mardjono Jakarta.Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan nasional di bidang otak dan persarafan. Sinergi dengan berbagai mitra diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.Kolaborasi yang kuat menjadi salah satu fondasi penting bagi RSPON Mahar Mardjono Jakarta dalam menghadirkan pelayanan kesehatan otak dan persarafan yang unggul serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selengkapnya
Kunjungan Wamenkes RI di RSPON Mahar Mardjono Jakarta: “Inspirasi Kemandirian Pasca Stroke dari Klepon (Klub Stroke RSPON)” Berita

Kunjungan Wamenkes RI di RSPON Mahar Mardjono Jakarta: “Inspirasi Kemandirian Pasca Stroke dari Klepon (Klub Stroke RSPON)”

🧠 Berita RSPON – Stroke merupakan salah satu penyakit dengan resiko kecacatan tertinggi di Indonesia dan menjadi penyebab kecacatan jangka panjang yang sangat signifikan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI tahun 2024, stroke berkontribusi terhadap 11,2% dari total kecacatan di Indonesia. Berdasarkan sumber data dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) pada tahun 2024, tren kunjungan pasien rawat jalan dengan Stroke Iskemik (penyumbatan pembuluh darah) sebesar 22,62%, dan Stroke Hemoragik (pecah pembuluh darah) sebesar 2,26%, dan tren kunjungan pasien rawat inap dengan Stroke Iskemik sebesar 47,79%, dan Stroke Hemoragik sebesar 7,56%. Kesimpulan yang dapat diambil dari presentase tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas pasien stroke memerlukan pemantauan medis ketat, perawatan intensif, dan penanganan emergensi yang tepat pada golden period stroke kurang dari 4,5 jam. Lalu, penanganan pasca stroke juga dibutuhkan setelah pasien pulang guna mencegah stroke berulang terjadi.Penanganan pasca stroke di rumah merupakan bagian penting dari proses pemulihan pasien. Perawatan tidak hanya bertujuan membantu pasien kembali mandiri, tetapi juga mencegah komplikasi, mengurangi risiko stroke berulang, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Penanganan pasca stroke ini meliputi: Pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari (ADL), Melakukan rehabilitasi secara rutin (Fisioterapi, Terapi Okupasi, dan Terapi Wicara), Memperhatikan asupan nutrisi, Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, Mencegah komplikasi selama perawatan terutama yang mengalami keterbatasan mobilitas, Memberikan dukungan psikologis dan emosional, serta Mengenali tanda stroke berulang. Pemulihan ini memang membutuhkan waktu, kesabaran, serta dukungan keluarga guna membantu pasien mencapai kualitas hidup dan kemandirian yang lebih baik. Dalam mendukung pasien pasca stroke untuk mengembalikan kepercayaan diri, semangat berjuang guna mendukung kemandirian, Klepon (Klub Stroke RSPON Mahar Mardjono Jakarta) hadir sebagai wadah para pasien pasca stroke serta keluarga yang menjadi caregiver untuk berbagi informasi dan edukasi, secara rutin melakukan senam bersama, dan memberikan dukungan satu sama lain untuk tetap sehat, kuat, mandiri, dan berjaya. Pertemuan anggota Klepon berlangsung setiap hari rabu, dimana kegiatan yang dilakukan diawali dengan senam stroke bersama yang dipandu oleh tim Fisioterapi RSPON Mahar Mardjono Jakarta. Biasanya setelah senam stroke, para anggota Klepon akan melakukan kegiatan seperti bermain game bersama yang melatih kekuatan motorik hingga memori, dalam jangka waktu dua minggu hingga empat minggu sekali juga diadakan edukasi yang menghadirkan narasumber ahli yang merupakan tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga tenaga non kesehatan dari RSPON Mahar Mardjono Jakarta yang memaparkan materi edukasi sehingga Klepon bisa mendapatkan akses informasi terkini.Pada kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI (Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D) atau yang akrab dipanggil dengan Prof. Dante, Rabu, 4 November 2026 di Neurodaycare Lt. 8 Gedung D RSPON Mahar Mardjono Jakarta, beliau menyoroti betapa penuh semangat perjuangan para pasien pasca stroke yang tergabung dalam Klepon saat mengikuti aktivitas rutin klub stroke ini. Prof. Dante memberikan pemaparan terkait Neuroplastisitas dimana neuroplastisitas ini merupakan kemampuan otak untuk mengubah, menyesuaikan, dan membentuk kembali hubungan antarsel saraf (neuron) sebagai respons terhadap pengalaman, pembelajaran, latihan, maupun cedera otak. Ketika stroke menyebabkan kerusakan pada bagian otak, fungsi yang sebelumnya dikendalikan oleh area tersebut dapat terganggu. Melalui neuroplastisitas, otak dapat: - Membentuk koneksi baru antarsel saraf,- Memperkuat koneksi saraf yang sudah ada,- Mengatur ulang jaringan saraf untuk membantu mengambil alih fungsi tertentu,- Mengembangkan strategi baru untuk melakukan suatu aktivitas.Beliau juga turut bergabung dalam aktivitas bermain game bersama Klepon dan mewawancarai penyintas stroke yang tergabung dalam Klepon. Prof. Dante mengapresiasi motto dari Klepon yaitu: “Sehat, Kuat, Mandiri, dan Berjaya” terutama pada kata “Mandiri” yang merupakan salah satu tujuan Klub Stroke ini untuk mendukung dan memberikan inspirasi kepada pasien pasca stroke untuk menjadi pribadi yang mandiri, agar pasien dapat kembali menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri sesuai kemampuan yang dimiliki, memperoleh kembali rasa percaya diri, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.Kedepannya, Prof. Dante berharap bahwa akan lebih banyak pasien pasca stroke yang bergabung kedalam Klepon dan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh Klub Stroke ini pada hari Rabu setiap minggunya. Selain mendapatkan informasi dan edukasi, klub ini juga bisa menjadi keluarga baru yang saling menginspirasi, memotivasi, dan mendukung pemulihan para pasien pasca stroke. (mfy/humas)

Selengkapnya
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dukung Peningkatan Pengetahuan Parenting dan Edukasi Dini Mengenai Stroke di SMPN 275 Jakarta Berita

RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dukung Peningkatan Pengetahuan Parenting dan Edukasi Dini Mengenai Stroke di SMPN 275 Jakarta

🧠 Berita RSPON – Dalam rangka mendukung peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai kesehatan bagi pengurus komite dan koordinator kelas di SMP Negeri 275 Jakarta, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) memberi “Edukasi Dini Mengenai Stroke” dan “Parenting Cerdas, Anak Sehat Mental” pada Senin, 2 November 2026 di Aula Serbaguna, SMP Negeri 275 Jakarta yang dihadiri oleh para wali murid koordinator kelas dan pengurus komite.Tantangan menjadi orangtua di era digital dengan anak yang bertumbuh menjadi remaja memang tidak bisa dihindari, sebisa mungkin orangtua dapat menyesuaikan diri serta menjadi gerbang pertama anak dalam menghadapi kehidupannya yang beranjak dewasa ini, oleh karena itu dalam pemaparan materi tentang “Parenting Cerdas, Anak Sehat Mental” yang disampaikan oleh Dewi Gemilang Sari, S.Kep., Ners, MKM, poin yang menjadi sorotan adalah bagaimana cara orangtua untuk memahami emosi, membentuk karakter, dan membangun kepercayaan diri anak terutama di era modern dengan perkembangan media digital yang pesat dimana anak dengan mudah mampu mengakses berbagai macam informasi.Selain sebagai orangtua, tantangan yang dihadapi bukan hanya merawat dan memastikan anak dalam kondisi prima, tetapi orangtua juga memiliki tanggungjawab pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan sehingga dapat beraktivitas dengan leluasa. Dalam pemaparannya terkait “Edukasi Dini Mengenai Stroke” yang disampaikan oleh dr. Perwita Arumningtyas, Sp.N, beliau menerangkan tentang apa itu stroke, faktor resiko stroke, mitos dan fakta seputar stroke sehingga para orangtua wali murid dapat mengetahui apakah mereka memiliki potensi terkena stroke dan apabila tidak memiliki faktor resiko yang telah dipaparkan, para orangtua ini dapat menghindari resiko stroke dengan menerapkan “Cerdik” sejak dini. “Cerdik” merupakan akronim metode pencegahan stroke yang memiliki kepanjangan:C — Cek kesehatan secara rutin (memeriksa tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan berat badan secara berkala).E — Enyahkan asap rokok (berhenti merokok dan menghindari paparan asap rokok).R — Rajin aktivitas fisik (berolahraga atau bergerak aktif minimal 30 menit sehari, 3–5 kali seminggu).D — Diet seimbang (mengonsumsi makanan bergizi rendah garam, rendah gula, dan rendah lemak jenuh).I — Istirahat cukup (tidur yang berkualitas selama 7–8 jam sehari).K — Kelola stres (mengelola emosi dan pikiran dengan baik)Diharapkan melalui edukasi ini, peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias dapat memahami dan menerapkan edukasi terkait pengenalan dini mengenai stroke dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat terhindar dari resiko terkena stroke. Serta para orangtua juga lebih memahami anak setelah edukasi parenting yang menyimpan pesan bahwa anak tidak membutuhkan orangtua yang sempurna, tetapi anak membutuhkan orangtua yang mau hadir, mendengarkan, memahami, menetapkan batas, dan terus belajar bersama. (mfy/humas)

Selengkapnya
Dukung Kesadaran Terhadap Stroke, RSPON Mahar Mardjono Jakarta hadir dalam YASTROKI 3K Fun Walk 2026. Berita

Dukung Kesadaran Terhadap Stroke, RSPON Mahar Mardjono Jakarta hadir dalam YASTROKI 3K Fun Walk 2026.

🧠 Berita RSPON – Stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia dan kecepatan masyarakat mengenali tanda stroke sangat menentukan keselamatan penderitanya. Dalam rangka World Stroke Day 2026 dengan tema “Time is Now”, Yayasan Stroke Indonesia (YASTROKI) menyelenggarakan kegiatan YASTROKI 3K Fun Walk 2026 pada Minggu, 1 November 2026 di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta.Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) sebagai rujukan nasional yang menangani kasus neurologi, khususnya stroke menerima undangan untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara ini. Sebagai perwakilan dari RSPON Mahar Mardjono Jakarta, Direktur Utama (dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S., MARS) dan Direktur Perencanaan dan Keuangan (Arya Suprihadi, S.T.,M.Sc.,MBA) turut mengikuti fun walk yang menargetkan 3.000 (tiga ribu) langkah dengan garis start di Lapangan Kantor Kementerian Kesehatan RI, mengikuti track sepanjang jalan Rasuna Said dan kembali ke Kantor Kementerian Kesehatan RI sebagai garis finish.Dalam acara ini, rangkaian kegiatan yang tidak hanya terdiri dari fun walk saja tetapi juga ada seminar awam, senam bersama, dan Training of Trainers (TOT) Stroke Helpers Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi gerakan yang baik untuk menyebarkan edukasi terhadap publik guna meningkatkan kepedulian terhadap stroke, mendorong aktivitas fisik, dan juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bertindak lebih cepat dalam penanganan stroke. (mfy/humas)

Selengkapnya

Lihat semua artikel di halaman informasi lengkap.

Lihat Semua Artikel

Mitra Asuransi Kami

Lihat Semua