RSPON

RSPON

Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta

dr. Dimas Rahmatisa, Sp.An-TI, KNA

Home > Doctor > dr. Dimas Rahmatisa, Sp.An-TI, KNA
Team Image

About Me

  • Speciality: Anestesi
  • Categories: Spesialis Anestesi

Time Table

Senin- Jumat08.00-16.00

dr. Dimas Rahmatisa, Sp.An-TI, KNA

Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Konsultan Neuroanestesi

Biografi

dr. Dimas Rahmatisa, Sp.An-TI, KNA adalah koordinator tim anestesia di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta.
Beliau lulus pendidikan dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 2006. Karena ketertarikannya di bidang anestesiologi dan terapi intensif maka beliau melanjutkan pendidikan spesialis anestesiologi dan terapi intensif pada tempat yang sama dan mendapatkan gelar dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif pada tahun 2013. dr. Dimas mulai aktif bekerja di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta sejak tahun 2014. Karena kesehariannya melakukan tindakan anestesi pada kasus-kasus bedah saraf, maka beliau kembali melanjutkan pendidikan Konsultan Neuroanestesi dan Critical Care pada tahun 2018 dan selesaI pada tahun 2020.
dr. Dimas merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia, anggota Pehimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN), serta aktif sebagai pengurus Indonesian Society of Neuroanesthesia and Critical Care (INASNACC)

Kondisi dan Minat Klinis

  • Anestesi pada tumor otak
  • Anestesi neurovaskular
  • Awake Craniotomy
  • Manajemen Nyeri
  • Enhanced Recovery after Surgery

Pendidikan

  • Konsultan Neuroanestesia dan Critical Care, 2020
  • Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2013
  • Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2000

Kegiatan Profesi

Anggota Tim Penilai Jabatan Fungsional RSPON, 2022-sekarang
Pengurus Indonesian Society of Neuroanesthesia and Critical Care (INASNACC), 2021-sekarang
Anggota Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN), 2013-sekarang
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), 2006-sekarang